Wana Wisata Jaya Giri

Jayagiri menonjolkan sisi daya tarik wisata alam yang sangat terkenal eksotis dengan sensasi wisata hutan pinus yang masih lebat, padat dan sudah tentu memiliki suhu udara berhawa sangat sejuk.

Jayagiri menonjolkan sisi daya tarik wisata alam yang sangat terkenal eksotis dengan sensasi wisata hutan pinus yang masih lebat, padat dan sudah tentu memiliki suhu udara berhawa sangat sejuk. Tempat wisata alam ini sebenarnya adalah nama sebuah desa yang merupakan penghubung atau rute jalan menuju Gunung Tangkuban Perahu dan biasa digunakan para Hikers sebagai salah satu akses menuju ke Gunung Tangkuban Perahu, dimana hikers akan melewati jalur perkebunan penduduk, bukit dan hutan yang sangat menantang khas Lembang yang asri dan berudara cukup sejuk ini. Tak heran nama lain dari dari tempat ini adalah Hutan Lintas Alam karena memang banyaknya wisatawan yang melakukan hikking dan camping disini. Rute hikking di Taman Jayagiri Lembang cukup menantang dan patut ditaklukkan. Tenang saja udara disini sangat mendukung untuk aktivitas hikking. Dengan suhu 18 – 29 °C yang dapat membuat kita tidak kepanasan selama berjalan menuju tempat ini. Selain itu, disediakan lahan yang cukup luas untuk para wisatawan yang ingin bermalam disini. Jangan lupa membawa peralatan camping. Namun jika tidak memilikinya maka anda dapat menyewa kepada pihak pengelola di tempat wisata ini. Kawasan ini pun biasa dipakai untuk offroad maupun terabas motor trail. Ada pula makan Junghun. Dia adalah seorang naturalis, doktor, botanikus, geolog dan pengarang berkebangsaan Jerman yang berhasil memetakan topografi Pulau Jawa. Nama Dr, Franz Wilhem Junghun dikenal sangat mencintai tanah Lembang, terutama Jayagiri.  Adapun tiket masuk ke kawasan Wana Wisata Jayagiri plus asuransi dari Perhutani Rp. 6.000/orang untuk hiking/tracking dan Rp. 15.000/orang untuk berkemah.